March 23, 2007
Learned lessons...
I can't help but grinning and smiling almost all day yesterday, but I can still calm myself so I didn't jump up and down because I was very happy :).
We were still taking one-step at the time. I mean, we were already talking online and all, but still no contact personally :(. But hey..it's better than nothing at all right?
The most important thing for me is that I have been forgiven, knowing what my mistakes is and learned not to do it again in the future. Hopefully :), or better yet.. never make the same mistake twice, coz that means you ARE stupid.
Having done that mistakes also make me realize that no matter how much you think you know your friend is , never take everything for granted because really....you will never know someone else better than you know yourself.
I really hope that this kind of mistake won't happen again..EVER...coz it sure is not fun walking around like a zombie because you a chip with a size of an island at your shoulder. Thank God, I finally get that chip off my shoulder :).
March 21, 2007
8th year anniversary..
Fourteen years together and yet it feels like we just have known each other yesterday
Many tears we shed, many laugh we share
Each of them only made us stronger
We can face anything and everything if we stood by one another
We have proved that all this year....
Thank you darling, for having me as your wife
Thank you for being a wonderful husband
Thank you for this magnificent 14 years that we have spent together
I hope that there will be hundred more years to come...
Writing this post while listening to :
You're Still The One
by Shania Twain
When I first saw you,
I saw love
And the first time you touched me,
I felt love
And after all this time,
you're still the one I love
Looks like we've made it
Look how far we've come my baby
We might've took a long way
We knew we'd get there someday
They said, I bet they'll never make it
But just look at us holding on
We're still together
still going strong
You're still the one
You're still the one I run to,
The one that I belong to..
You're still the one I want for life
You're still the one that I love..
the only one i've dreamed of...
you are still the one I kiss good night
Ain't nothin' better
We beat the odds together
I'm glad we didn't listen
Look at what we would be missing
You're still the one
I'm so glad we made it
Look how far we've come my baby
March 16, 2007
Ruang Rindu
Ada satu temen [yang blognya setia aku kunjungi] yang bilang kalo rindu itu tidak akan membunuh kita, tapi justru akan membuat kita lebih kuat. Membuat kita mampu bertahan melewati waktu. Walaupun mungkin bila kita sedang rindu, kita ingin mengutuk atau memaki. Tapi tunggulah sebentar, lihat apa yang di bawa rindu untuk kita di ujungnya : pelukan yang lebih hangat, dan bahkan mungkin cinta yang lebih hebat
Pertama kali baca tulisan itu, aku bilang dalam hati, "waduh bagus banget tulisannya, dan setelah di pikir-pikir bener juga ya". Setiap kali kita me rindu kan ama seseorang yang dekat dengan kita, baik itu suami dan anak, orang tua, kakak adik, teman dan sahabat, pastinya kita berharap bahwa di ujung rindu tadi kita akan mendapatkan hal yang "lebih" indah. Makanya setiap kali merasa rindu, kita akan membelai hati kita, membisikan kata-kata penyemangat hati, mengingatkan rasa cinta dan sayang yang kita miliki, memohon untuk bisa tabah hingga saat nanti kita bersua dengan orang yang kita rindu tadi.
Untuk kasus rindu yang ku miliki saat ini sedikit aneh. Walaupun berulang kali telah ku bisikan kata-kata penyemangat hati, mengingatkan akan rasa sayang dan memohon dengan berulang agar bisa tabah namun hingga detik ini, belum mampu membuat aku merasa lebih kuat, yang ada; setiap kali aku merasa rindu, ingin rasanya hati ini menyerah. Tak ingin punya rasa rindu. Tak jarang malah, pengen supaya rasa rindu-nya di mati'in aja. Biar ga ngerasain perasaan kayak gini lagi. Tapi terus sadar, kalo rasa rindu-nya dimatiin, nanti ngerasain rindu-rindu yang ujungnya pasti bawa bahagia ga bisa lagi dong. Inget itu, aku mbatin sendiri, ya udah deh, di nikmati aja rindu-nya.
Kenapa ya? Mungkin karena aku tahu, di ujung rindu yang kali ini terdapat ketidak pastian dan ketidak jelasan. Ujung rindu kali ini belum tentu membawa bahagia bagi hati, malah mungkin ujung rindu ini adalah belati tajam yang akan menggores hati dan membuatnya berdarah.
Apa yang bisa aku lakukan ya? Supaya menjadi lebih kuat dan ga menyerah akan rasa rindu ini? Berdoa? udah pasti. Berharap agar ujung rindu tidak membawa belati? Selalu. Yang bisa aku lakukan saat ini mungkin hanya berpasrah diri dan menikmati hari-hari rindu yang penuh ketidak pastian ini. Berharap yang terbaik.
Mengutip lirik Letto :
"Mata Terpejam dan Hati menggumam...di ruang rindu....kita bertemu"
Begitu pula dengan hati ku, terdapat satu ruangan yang khusus untuk menyimpan setiap rasa rindu yang penuh ketidakpastian.
rindu akan hadir-nya adik untuk kay,
rindu akan kehadiran sahabat yang telah menghilang beberapa lama.
Namun sekarang aku sudah bisa berpasrah diri dan menikmati rindu, ditemani oleh Letto..."Mata Terpejam dan Hati Menggumam....di ruang rindu kita bertemu"
Perjalanan Melintas Khatulistiwa
Minggu lalu aku tugas keluar kota. Ke Pontianak tepatnya. Mungkin teman-teman yang waktu pelajaran geografis di smp dulu nya rajin masuk dan ga pernahtidur di kelas, pasti tau di Pontianak itu ada tugu Khatulistiwa; yaitu tempat dimana pada setiap tanggal 21 - 23 Maret dan 23 September setiap tahunnya maka semua benda tegak yang ada di sekitar tugu tersebut tidak akan memiliki bayangan yang berarti bahwa, tugu tersebut berada tepat 0 derajat di garis lintang.
Sebenarnya perjalanan lintas khatulistiwa ini bukan satu perjalanan yang di rencanakan. Kebetulan saja, aku dapat tugas untuk ke Pontianak, sosialisasi pasar modal di sana. Acara-nya diadain hari Kamis, 8 Maret 2007. Mestinya aku pulang tanggal 9 pagi. Tapi karena direksi dan top level manajemen dari kantor aku pada ga jadi hadir di acara itu, akhirnya aku dan temen-temen yang pergi ke sana pindahin jadual pulang, yang seharusnya pagi, jadi siang. Mumpung lah, secara lagi di Pontianak sekalian aja berkunjung ke tugu Khatulistiwa. Selama ini kan kita cuma bisa liat nya di buku-buku pelajaran geografi aja kali....:).
Sesampainya di sana, secara datengnya masih agak pagi dan juga bukan tanggal seperti yang di sebut diatas, jadi biasa aja sie. Kondisi tempat tugu berada itu seperti layaknya monumen or tugu apapun yang dimiliki oleh pemerintah daerah di Indonesia ya lumayan mengenaskan lah, karena kurang terawat [selain Jakarta, tapi Monas juga ga terlalu terawat ya.. :( ].
Selain itu, bangunanya juga udah kuno. Kalau cuma kuno sie masih mending, tapi ini sie udah masuk kategori jelek deh. Tapi lagi di renovasi sie, garis yang menunjukan garis lintang dikasih keramik dengan warna merah, dimana warna keramik sisanya itu warna putih, tapi udah pada bocel-bocel gitu [hehehe..bahasa urdu-nya keluar]
Ga cuma bangunan yang ga terawat, kondisi sekitarnya juga sama sekali ga bagus. Yang ada cuma ilalang dan jalan yang tandus. Padahal daerah monumen itu merupakan tempat yang jarang ada di dunia [bener ga sie??? hehehe..beneran emang nie tukang ngabur hampir setiap pelajaran geografi :)]. Mestinya tempat-tempat yang memang cuma sedikit adanya apalagi kalo cuma satu-satu-nya di dunia, mestinya di bikin bagus dong; Biar kalo ada yang pengen liat kan juga ga ngerasa nelangsa.
Lucunya lagi [dan aku baru tau soal ini setelah ada di Jakarta] temen-temen aku yang pergi kesana dapet sertifikat yang menyatakan bahwa mereka telah melintas garis khatulistiwa. Ga ada guna apa-apa sie, cuma lucu-lucuan aja. Murah pula, cuma 10 ribu aja. Tapi sayangnya aku ga ikutan karena ga tau kalo ada benda itu. Temen-temen aku itu pada dapet karena mereka mbeli souvenir berupa replika tugu khatulistiwa. Aku ga ikut beli karena ngerasa, ga perlu ah, wong gambarnya aja ada. Udah pleus aku bergaya lagi..hehehe...Padahal alasan utama sie, males bo'...berat :).
Ya udah deh, segitu aja pengalaman aku waktu melintasi garis khatulistiwa, yang sebenernya sie ga ada impact apa-apa. Cuma pengen tau aja...namanya juga nambah pengalaman ya :).
March 14, 2007
happy birthday daddy
Happy birthday ya daddy, semoga dengan bertambahnya usia, daddy bisa semakin wise, semakin sayang ama keluarga, semakin sukses dan bertambah semua hal yang baik-baik nya.
Terima kasih, udah sharing 15 tahun dari hidup daddy bersama bunda. Terima kasih sudah menjadi daddy terbaik buat our little princes, dan jadi suami terbaik untuk bunda.
Happy Birthday my love....wish you all the best and hope you'll have everything you ever wish for.
am I a big mouth??
| Your Mouth is a Little Big |
You're not a total tell all, but you don't hide who you are either. You've struck a good balance between discretion and sharing. People know you fairly well, at least on a superficial level. But you save your most revealing secrets for your best friend... or no one! |
February 26, 2007
berapa lama sie?
Aku lagi bingung nie, soalnya sekali lagi aku punya teman dam tam dam tam...:)...hehehe... Udah beberapa lama ini aku tuch beberapa kali sms dia, ga ada tanggepan [sebenernya sie ada tanggepan, tapi lebih sering goes by without any reply, email juga pernah..tanggepannya??..tetep bo' seperlunya aja. Ngajak chat, jawabannya masih sama, SIBUK! Sampe akhirnya aku telpon dan nanya sendiri. Tanggepannya???...masih sama....DINGIN!
Sebenernya sie aku juga ga enak kalo terlalu ngganggu or berkesan annoying gitu, tapi aku tuch orangnya penasaran. Bukan apa-apa, untuk aku sie, mending di sebut cerewet or annoying or ngganggu daripada ternyata aku bikin salah tapi aku ga tau, terus temen aku itu udah terlalu sebel jadi njauhin aku.
Sebagai seorang yang ngaku loyal ama temen, aku sie kalo bisa ga mau banget kehilangan temen. Untuk itu aku mau ngelakuin semua cara yang aku tahu untuk tetep bisa berteman ama temen aku itu [pathetic ga sie?]. Tapi kalo udah ga ada respon kayak gitu terus aku mesti gimana dong?
Mungkin sekarang cara yang bisa aku lakuin cuma nunggu kali ya?. Nunggu temen aku untuk menghubungi aku. Kalo memang dia masih anggap aku temennya kan, pasti sooner or later [though I really prefer sooner] dia akan hubungi aku. So in the mean time, I will be waiting
PS: Hey you. [yes I believe you know who you are] I have to tell you this I've done enough in my power doing anything that I can to keep in touch with you. Now I think is your turn. If you think of me as your friend at all, please tell me what's wrong. If I have done something wrong, I am sorry. If you don't want to be my friend anymore, I would appreciate if you tell me [as I tell you in the beginning of our friendship, if ever you don't want me as friend, just say so.]. I know it's gonna hurt, but it's better than being kept in the dark
Update :
Ga sabar juga ternyata aku, nunggu kabar tak menentu dari temen ku itu. Akhirnya kemarin pagi aku nanya-in deh, apakah aku punya dosa atau salah yang aku ga sadar? Kok dia berubah ya. Alhamdulillah kali ini berjawab.
Ternyata aku udah berbuat salah!! Udah bikin temen aku itu sakit hati. Tapi aku ga tau kalo aku udah bikin temen aku itu sakit hati. Emang nie...Me and my big mouth. Udah beberapa kali aku bikin teman aku ini sakit hati karena aku suka sekali bercerita. Tapi sebenernya aku tuch ga pernah sama sekali punya niatan bikin temen aku itu sakit hati.
Mungkin temen-temen juga nyadarin ya, aku beberapa kali bilang, aku itu orangnya cerewet, suka banget cerita [thats why Ill be friend with anyone that can stand listen to me talking ]
Setelah kejadian ini, aku sadar, kalo ternyata ga boleh terlalu banyak ngomong. Tapi memang begitu itulah aku, manusia yang gemar sekali berbicara, dan saking senangnya sampai menyakiti hati sahabatku tercinta.
Kabar terakhir, setelah aku bisa ngomong lagi sama sahabatku itu, alhamdulillah dia udah mau maafin aku :). Tapi masih tetap tak berkenan dekat-dekat denganku lagi. Yaa...sekali lagi, sekarang aku hanya menunggu hingga sahabat aku itu mau berkawan dekat. Karena sejujurnya dari lubuk hati yang terdalam, aku ga pernah berniat sama sekali menyakiti hati sahabatku itu. SAMA SEKALI!!
Mungkin orang yang sudah mengenal aku dengan baik, pastinya akan tahu kalo aku tidak mungkin mampu nyakitin orang secara sengaja. Orang yang udah jelas nyakitin aku aja aku masih berusaha baik. Walaupun ga mungkin orang itu bisa jadi temen dekat aku lagi [yang udah jelas-jelas nyakitin aku] tapi tetap aku akan selalu berusaha baik ama dia. Apalagi ini sama seorang sahabat yang pastinya udah punya tempat special di hatiku, ga mungkin banget dong aku dengan sengaja bikin sakit hati sahabatku itu.
Ya udah lah, mulai sekarang, aku sie mau merenung aja, mungkin ga baik juga terlalu terbuka dan banyak cerita. Belajar aja deh, jadi orang yang lebih private. Kalo sampai aku kehilangan sahabatku tercinta gara-gara masalah aku terlalu banyak cerita, then this is gonna be the most expensive experience I have ever had :(.
February 22, 2007
What's Inspire Me? - Artikel di Fit terbaru
Mungkin karena tulisan tentang aku-nya terlalu pendek kali [mulai deh narsis-nya keluar :). Iya lah non, pendek.... kan satu artikel mesti dibagi 4 nara sumber, secara gitu lowh. Jadi ya bagi-bagi]
Selain itu, ada 2 hal yang salah dari tulisan itu. Pertama, yang ceritanya bukan tentang dokter-dokter bedah itu bukan The OC tapi Grey’s Anatomy. Terus umur aku jadi 7 bulan lebih tua dari seharusnya :(, dan seperti layaknya perempuan [at least that I know of ya] jarang kan ada yang mau dibikin lebih tua umur-nya :).
Aku sie udah komplain ke redaktur pelaksana dari Fit Magazine, tapi secara nongol di majalahnya juga karena pertemanan, jadi tanggepannya juga cuma ketawa. Ya udah, secara udah di cetak gitu lowh, mesti gimana lagi :(.
Tapi apapun ya, aku tetap bersyukur. Secara kan tetep nampil di majalah. Ooh iya, aku suka banget ama fotoku di artikel itu. Great visualisation :). Seneng aja, soalnya di foto itu aku ga keliatan gemuk dan angle-nya pas banget jadi my chubby cheek juga ga terlalu jelas :). Hehehehehe....
Aku mau ucapin terima kasih untuk Witri dan Mbak Endang, yang udah memenuhi hasrat [halah....gubrak!] ke-narsisme-an ku, dan ngasih kesempatan aku nongol di majalah, mudah-mudahan aja bisa ngetop...hehehe
Buat temen-temen yang males beli majalah Fit, ini aku kasih kepe'an foto ku, kalo mau baca majalahnya ya mesti beli. Seperti yang aku udah visualisasi-nya kan yang paling ku suka, jadi aku share deh ama temen-temen. So, what do you think??
February 11, 2007
the 100th
I hope that after this hundredth, soon there will be the two hundredth, the three hundredth posts to come and so on and so on :). I dedicated this blog for my beloved husband Dedi Ulung and my beautiful daughter Kay. Thank you for being my inspiration.
I would like to thank Allah SWT that gives me ability to write everything that is on my mind. I would also like to thank my friends whom without I could never have as many posts as I have right now:).
February 09, 2007
kangen
Pekerjaan aku pada 2 bulan pertama di tahun 2007 sie memang belum terlalu sibuk, secara jadual keluar kota itu baru di bulan Maret nanti. Tapi terus terang aku juga ga tau kegiatan sahabat chat ku itu. Mungkin aja dia sibuk, ya entah karena kerjaan udah mulai banyak atau mungkin ketemu temen chat yang lebih seru dari aku :(, hehehehe...bisanya emang nuduh :). Selama 2 bulan ini, kegiatan chat antara aku dan sahabatku itu jarang sekali. Dari 29 hari kerja [minus 1 hari karena sahabat aku itu cuti, jadi 28 hari ya] di tahun 2007 ini, setelah aku liat dari chat history kita [biasanya kita pake skype or yahoo messenger] cuma ada 18 hari yang kita penuhi dengan gossip dan ngobrol ngalor ngidul, sedangkan di hari-hari ku yang lain di penuhi dengan kesibukan kerja :(.
Tapi terus terang aku kangen banget chat ama dia ;). Kerasa banget deh, kalo biasanya ada yang nyapa "Hi..selamat pagi" dan di akhir hari nanti bilang c u tomorrow ya :). Terus blas aja ga ada yang nyapa gitu lagi :). Sedih?. Pasti...tapi mau apa lagi?. Kan aku ga bisa maksa kalo emang keadaan ga memungkinkan. Dan aku juga ga mau kesannya nagging. Yang lagi kosong kerjaannya kan aku. Ya udah deh...sekarang nyari kegiatan biar sibuk aja deh hehehe...kayak bikin postingan ini :). Who knows, mungkin bisa mempercepat keinginan aku untuk jadi penulis...amiinnn.. :)
PS: Pssstttt......Kamu yang disana [yes YOU...you know who you are], aku kangen deh sama kamu. Kangen chat dan nggosip ama kamu. Kangen bercanda dan ngobrol ngalor ngidul. Semoga kalo memang memungkinkan dan kamu berkenan, aku tunggu di tempat biasa kita ngobrol, c u there :).
February 02, 2007
kalo Callista ngantuk
Tapi mungkin karena masih kecil kali ya. We often found it amusing ajah kalo ada anak kecil jadi rungsing sendiri karena ngantuk. Ditambah lagi ini anak sendiri, jadi super lucu deh liat Kay marah-marah dan ngedumel sendiri gitu :).
Biasanya jadual Kay bobo malam itu sekitar jam 8 malem, tergantung dari bobo siangnya lama ato ngga. Pokoknya lumayan rutin deh, mulai sekitar jam 8-an anak bunda mulai rewel. Bingung juga berusaha ngertiin omongan dia. Karena kalo dia mau ungkapin sesuatu itu secara belum bisa ngomong jadi cuma nunjuk-nunjuk aja, tinggal pinter-pinternya kita aja untuk ngertiin apa yang dia maksud.
Kemarin malam, pulang kantor sekitar jam 7 kurang, setelah nemenin suami makan malam terus aku main ama Kay. Sekitar setengah 8, selesai minum susu sesuai jadual malam nya udah mulai deh dia rewel. Nunjuk mainan, tapi setelah di kasih salah. Dikasih yang lain, tetep aja masih rewel. Itu pertanda anak bunda yang cantik udah ngantuk, tapi masih pengen main.
Udah ngerti kebiasaan anak cantik satu itu, sekitar jam 8, aku gantiin baju-nya deh. Pake pj’s, terus kasih saputangan handuk kecil teman tidur nya terus bawa langsung ke kamar bunda daddy yang udah pasti ga ada mainan.
Tapi ternyata itu belum cukup juga, secara ada buku cerita-nya yang selalu dibacain sebelum dia bobo, maka bercerita lah aku [penuh dengan imajinasi, secara bukunya ga boleh aku yang pegang karena Kay mesti tetep liat gambarnya :)].
15 menit setelah aku capek bercerita, Kay minta di gendong sambil nangis lumayan kenceng. Aduh, berat banget deh anak bunda :). Tapi lucu-nya setiap kali aku ngerasa Kay udah ngantuk banget dan udah mulai bobo, karena capek berdiri, aku nyoba duduk, eh mungkin kerasa juga kali ya, Kay balik nangis lagi ngajak buat berdiri.
Satu kali dua kali sampe tiga kali masih aku turutin, lama-lama aduh..kan ga kuat juga, akhirnya aku duduk juga di tempat tidur dan seperti yang udah di sangka, Kay ngambek dong, pasang aksi nangis sekenceng-kencengnya minta aku berdiri lagi. Aku udah ga sanggup berdiri, akhirnya aku dudukin terus bilang gini, ”Denger deh Nak, itu apa tuch….. bunyi hujan ya?” sambil terus aku nyanyi lagi tik tik tik, bunyi hujan…
Alhamdulillah trik-nya berhasil, Kay berhenti nangisnya. Diem tenang sembari ndengerin aku nyanyi. Celakanya setiap kali aku berhenti nyanyi, dia mulai rewel sembari ngomong tik tik tik...waduh, aku ga boleh berhenti nyanyi :). Ngga capek berdiri, tapi capek nyanyi.
Hmm..mesti cari akal lagi deh, terus daddy-nya ikutan nyanyi. Tetep nyanyi tik tik tik bunyi hujan, tapi liriknya diganti, jadi ”Bobo yuk, kita bobo bersama-sama. Callista bobo, bunda juga bobo. Daddy nya bobo, mbak juga bobo. Semua bobo bersama-sama”.
Ajaib!. Kay langsung ambil saputangan nya terus mulai nyot-nyot [ngedot jari-nya] dan bobo. Aduh senengnya!. Tapi tetep, kita mesti terus nyanyi, ga boleh berhenti. Jadi judulnya tetep cape nyanyi, cuma sekarang ada kemajuan karena Kay udah mau rebahan.
Tapi rasa seneng aku dan suami ga bisa lama-lama ternyata, karena setelah nyanyi lagu tik tik tik dengan lirik yang diganti sebanyak 15 kali, Kay udah bosen. Waduh, harus nyari akal lagi nie. Tapi saking udah bingungnya akhirnya aku dan suami cuma pura-pura tidur aja, mata-nya di meremin sembari sekali-kali ngintip anak kecil yang lagi ngantuk itu.
Mungkin karena udah ga ada yang bisa dia ajak main-main, secara aku dan suami pura-pura tidur gitu, dan mungkin juga karena mata-nya juga udah sepet kali ya, udah capek juga. Akhirnya Kay bobo juga. Tapi gayanya tetep ga biasa dong. Ga kayak kita yang bobo dengan kepala diatas bantal, Kay njadiin paha ku untuk bantalnya. Hmm.... dijamin aku ga bisa gerakin kaki untuk beberapa saat, tapi demi anak kecil yang emang udah ngantuk supaya bisa cepet lelap bobo-nya ya udah, aku rela deh.
Setelah beberapa lama dan aku udah yakin kalo Kay udah lelap bobo-nya, aku mulai nggeser kaki dan mau bangun supaya bisa betulin posisi bobo Kay biar enak. Tapi ternyata Kay masih belum lelap!. Hampir aja bangun dan nangis lagi, untung aku buru-buru balikin kaki ku untuk jadi bantal-nya. Masih amaaan... :)...
Sekitar 20 menit-an deh posisi tidur ku; dengan paha yang dijadiin bantal ama Kay; akhirnya lelap juga anak kecil yang lagi rewel itu.
What an adventure ya....mboboin anak kecil aja mesti pake beberapa strategi :).
January 24, 2007
Jadi model ternyata ga gampang
Masih ada hubungannya sama postingan nongol di majalah secara KKN. Kelar di wawancara, kan tanggung tuch kalo ga ada foto cewek manis behind the stories [hehehehe, narcis abis :D]. Bahasa keren yang biasa di pake di majalah itu namanya visualisasi...hehehe.
Bikin jadual pemotretan dari satu minggu yang lalu, akhirnya kemarin kejadian juga aku nambah pengalaman baru, JADI MODEL!.
Berhubung model-nya juga bukan model professional, jadi ga ada uang make up dan stylish untuk rambut. Dan berhubung juga redaktur pelaksana-nya temen kuliah gitu, jadi ya bayarannya cukup dengan satu kali makan siang di Sushi Tei Pondok Indah Mall II [sampe ongkos taksi dari rumah ke lokasi pemotretan juga modal sendiri bo’ !!... :)]
Akhirnya sampe juga deh hari pemotretan. Aduh, belum apa-apa cuaca udah ga bersahabat gitu. Berangkat dari rumah sie masih terang benderang, ngojek dulu sampe jalan raya, lanjut ama angkot sampe lebak bulus. Tadinya sie mau nge-bis, tapi entah kenapa bis yang ditunggu ga dateng-dateng, ndilalah malah taksi Putra lewat [tarif lama bo’ :)], ya naiklah hamba. Tapi memang keputusan yang tepat sekali, karena sampe di pondok indah alhamdulillah hujan turun deras banget walhasil jalan macet dong :(.
Secara ga ada yang bisa bikin rambut jadi ok [ga ada stylish-nya] jadi aku mampir ke salon dulu lah, masa mau jadi model sekali seumur hidup, rambut ga keliatan ok. Waduh, rada ketar ketir juga nie, secara macet dimana-mana sampe di salon jam 09.20 WIB padahal kan janjiannya jam 10, tapi sok cuek deh. Gaya seleb gitu yang emang biasa telat :).
Beres bikin rambut bagus jam 10.05 [ga lama juga ya], langsung nyari taksi, buat nganter ke daerah kuningan. Alhamdulillah cepet dapet taksi, mampir bentar ke atm, secara pulsa tinggal bernilai Rp. 37,- :(. Sepanjang jalan, hujan ga berhenti, Thanks God banget deh sama keputusan aku untuk naik taksi.
Sampe di daeran kuningan, sedikit bingung milih gedung yang mana :), jadi telpon-telponan dulu, tapi alhamdulillah sampai dengan selamat. Nunggu pemotretan, yang ternyata lumayan lama, nggosip dulu ama Witri :). Awalnya sie enak banget aku ngomong kalo jadi model itu ga perlu pake banyak berpikir ya [bener-bener under estimate banget deh], maksudnya kan tinggal act out apa yang di kasih tau ama pengarah gaya. Tapi Witri sie bilang, ”ga gitu juga kok, karena kalo model yang cuma modal tampang aja itu keliatan banget, aura-nya beda deh”. ”Contohnya Okky Assokawati” kata Witri. ”A simple hand gesture dari Okky tuch bisa bikin kita terpana..padahal gayanya tuch bener-bener simpel” katanya lagi.
Awalnya sie aku ga percaya, ah kayaknya siapapun bisa di foto deh. Masalahnya kan cuma muka-nya fotogenik ga untuk di foto. Nah, pas pemotretan kebukti juga ternyata, anggapan aku tadi salah banget. Ternyata jadi foto model itu susah banget bo’. Gaya simpel kayak naro tangan di pinggang, yang mungkin kalo ga sadar sie udah sering banget kita lakuin tapi kalo untuk di foto itu..waduh..susah bener, secara mesti dibuat sedemikian rupa supaya keliatan sexy. Secara senyum sie mungkin aku udah lumayan bisa lepas ya, cuma masih kurang pede aja. Apalagi si pengarah gaya-nya ngobrol dan bisik-bisik ama temennya...duuh rasanya mau teriak, ”wooooiii....jangan bisik-bisik disini kalee, gile aje, gw udah ga pede dibuat tambah grogi aja ama gaya loe ngobrol yang kesannya ngetawain gw banget, ga ngerti apa gw itu punya 'ga pede sindrom'??” [prasangka jelek emang, tapi bisa di justifikasi dong :)].
Visualisasi yang bakal di tampilin untuk artikel itu ada 2 gaya, satu berdiri dan satu lagi duduk. Setelah susah payah ngerahin seluruh kemampuan buat tampil sexy dan sassy [taelah] dengan gaya berdiri, akhirnya dapet satu foto yang dianggap lumayan representatif untuk dimuat.
Waktu giliran bergaya sambil duduk di lantai, tingkat kesulitan jadi model juga naik. Aduh, rasanya kaki ini keram deh, karena posisi kaki harus selalu pointed up [jinjit maksudnya]. Kalo pas berdiri kan lebih gampang, karena memang kita suka lah jinjit-in satu kaki, tapi kalo duduk...masya Allah... ampun deh. Rasanya ketarik tuch urat kaki dari ujung jempol sampe pangkal paha :(.
Belum lagi gaya tangan yang kiri tetep berusaha sexy dengan kacak pinggang-nya [since when ’kacak pinggang’ is sexy sie???] dan yang kanan bersandar ke balok kayu warna putih yang ada dibelakang. Rencana awal sie, selop-nya di lepas dan di jinjing gitu. Tapi lagi-lagi karena harus ditampilin dengan kesan sexy, sementara cara aku jinjing selop lebih ke kayak lagi nyuruh si mbak masukkin selop ke lemari daripada sexy, walhasil selopnya di taruh di atas balok putih dan aku cuma di suruh bergaya aja.
Belum lulus gaya duduk yang keliatan sexy, masalah baru dateng. Kali ini, yang masalahnya rambut yang bandel dan ga mau diatur [duuh..kalo ga gaya ya yang lain deh yang bikin susah]. Kan ceritanya pake kipas angin, buat kasih kesan kayak fotomodel beneran [sebenernya sie aku juga ga ngerti kipas angin itu untuk ngasih kesan apa, sok tau aja :)]. Secara poni aku emang merupakan bagian dari rambut aku yang paling susah di benerin, plus hembusan kipas angin yang lumayan kenceng, jadi bener2 ga keruan deh poni-nya. Duuhh..orang-orang itu ga ngerti apa ya, aku tuch punya poni buat nutupin jidat yang jenong ini malah di foto buat nongol di majalah kok ya yang poni-nya di hembus-hembusin ke belakang gitu :(, tapi ya mau gimana lagi, pengarah gaya-nya nyuruh nya kayak gitu.
Akhirnya setelah mungkin lebih dari 30 jepretan foto, selesai juga tuch pemotretan. Hmmmphhh...ngga lagi deh bakalan aku under estimate satu pekerjaan. Modelling itu keliatannya emang gampang ya. Kayaknya cuma modal tampang sama senyum manis aja, padahal mesti kerja keras juga.
Tadinya sie mau pasang foto-foto hasil pemotretan kemaren, tapi sampe hari ini belum juga di kirim tuch. Ntar aku update lagi deh..biar bisa sekalian pada ngeliat :).
January 18, 2007
Callista's sleepy head
My husband and I were laughing our heart out. Hahahahaha, she asked me to go to sleep again and not go to work. Since she cannot say the word aloud yet, then all she can do is just pointing everything out.
“I am sorry baby, I cannot oblige to your demand yet. Pray for me that eventually I will be able to play with you most of the day, not only on weekends or nights. Please pray for me that I will be a good enough writer so I can work from home [Looks like I have made up my mind in becoming a writer eh?]
Well, since a new occurring event happening in my office, PA [Performance Appraisal] which is our agenda every year, my spirit to work is kind of slowing down a bit. It is ironic actually, because in a very early day of New Year, when most of us are eager to start fresh in every aspect of our lives, then suddenly we have to face something that we know is quite a hypocrisy :( but funny enough this thing is always happen every year over and over and over again.
Like every other year before this, I always think to find another career :), but my spirit in trying to get another job gradually residing every time that PA thingy is over :(. In addition to that, now my baby add more reason for me not to go to work everyday… :( . So….anyone care to tell me if there is a vacant position in your company??...or maybe know anyone in another company that have a vacant position???....ANYONE????
January 16, 2007
nongol di majalah secara KKN
Secara aku emang udah ngaku movie freak berulang kali [pada ngeh kan ya?], jadi waktu majalahnya Witri mau bikin tulisan soal kebiasaan nonton film yang bisa membawa ketenangan hati, langsung aja dia minta aku jadi narasumber-nya.
Sebenernya sie ini kali kedua aku jadi narasumber untuk majalahnya Witri. Waktu itu aku masih jadi sekretaris Direktur Utama dan topiknya tentang sarapan. Jadi ceritanya tentang seorang sekretaris tuch kalo sarapan tuch apa sie?...to prepare her busy day ahead. Padahal sie sama aja ya…kan yang namanya sekretaris juga manusia [apaan sie...garing banget yak :)....].
KKN sie, tapi ga pa pa kan, karena KKN untuk hal yang baik, maksudnya kan majalahnya Witri tetap dapet narasumber, sementara untuk aku kan bisa ikutan masuk majalah [kapan lagi coba?? secara kan udah ga mungkin lagi kalo aku ikutan lomba-lomba cover girl]
Hari kamis, 11 Januari kemarin, aku ditelepon oleh salah satu reporter dari majalah-nya Witri, mbak Endang, untuk wawancara tentang hobby aku nonton film. Lucu-nya si mbak Endang ini dari awal udah ngaku kalo dia itu sebenernya suka juga nonton film, secara anaknya udah 2 jadi waktunya ga sempet banget untuk dipake buat nonton. Jadi all through out the interview, aku yang notabene sangat update dengan film yang beredar baik itu film bioskop ataupun film televisi [ciee...] sementara mbak Endang bisa dibilang sama sekali ga update, jadi mesti njelasin secara detil tentang masing-masing film favorit aku itu ;)...tapi ga pa pa kok, secara movie freak gitu lowh, jadi seneng aja kalo ngomong tentang topik yang emang disukai.
Di tengah wawancara, tau-tau aku meng-quote Julia Roberts di film “Pretty Woman” waktu si Vivian Ward baru selesai belanja banyak banget dengan dandanan yang keren banget, terus dia dateng ke toko yang di hari sebelumnya nolak untuk ngelayanin secara dia a hooker...kurang lebih gini deh quote-nya :
Julia Robert : Hi...do you remember me??
SPG : I am sorry…
JR: I was here yesterday, but you won’t wait on me
SPG : ….[stunned]…
JR : You work on commission right???
SPG : Yes….
JR [sembari ngangkat barang belanjaannya dia ngomong] : Big mistake…big….HUGE…..Bye, I have to go more shopping….
Si mbak Endang sampe ketawa geli dan bilang..”ya ampun Na....sampe segitu-nya deh..hehehehe...”. Terus aku juga jadi malu sendiri, abis kesannya emang jadi gimana gitu, bener-bener freak. Tapi mau gimana lagi, emang hapal kok :).
Wawancara nya berlanjut lagi, sekarang giliran yang serius. Mbak Endang nanya, ”Dari semua film yang pernah loe tonton, ada ngga yang bikin loe jadi terinspirasi?” Hmmm...gampang-gampang susah nie jawabnya. Sebenernya sie aku nonton film itu bener-bener untuk relaksasi. Untuk hiburan, jadi kadang kalo nonton ya bener-bener menikmati jalan cerita dan akting nya aja. Rasanya ga mungkin aja untuk aku untuk tiba-tiba pengen jadi dokter bedah setelah nonton episode-nya Grey’s Anatomy or pengen jadi detektif forensik setelah nonton serial CSI [Crime Scene Investigation] atau yang lebih gila pengen jadi agen yang kerja-nya merangin teroris [please deh..hehehe :)].
Tapi setelah aku ingat-ingat lagi, ternyata ada satu film yang bisa meng-inspire aku untuk nyoba nulis dan mem-posting-nya di Blog tercinta ini, yaitu ”Sex and the City”. Karakter utama dari serial itu, si Carrie Bradshaw adalah seorang columnist di New York Post.
Entah karena alur cerita yang memang sudah bagus atau karena si Sarah Jessica Parker memang bagus banget mainin peran si Carrie, kesan penulis yang biasanya aneh atau eksentrik jadi hilang sama sekali. Malah kesan yang di timbulkan itu lebih ke…”Wow…jadi penulis itu keren ya.. :)”. Abis gimana ngga, ada satu episode waktu apartemen-nya si Carrie lagi di betulin ama Aidan [pacarnya] dan dia ga bisa nulis karena suaranya berisik banget, dia duduk tenang di satu coffee shop di depan laptop sembari merhatiin orang-orang yang lalu lalang di depan coffee shop nya dengan pakaian yang bener-bener hip dan keren gitu…santai tapi tetep keliatan chic and smart. Pokoknya bikin pengen jadi penulis banget deh [maksudnya biar bisa kongkow di cofee shop dengan laptop terbuka mbari ngeliatin orang lewat …aduh..iri banget deh.. :)]
Denger jawabanku, mbak Endang ketawa terus nanya lagi, “Terus setelah nyoba nulis, menurut loe gimana?. Ternyata nulis itu sebenernya gampang atau susah?”.
”Ya tergantung sie, tergantung ama mood”. Makanya aku suka bilang kalo aku itu impulsive writer, yang cuma nulis kalo emang lagi mood, hehehehe. Jadi kalo di blog sering di update, itu berarti mood nulis aku lagi bagus banget...hehehe.
Akhirnya wawancara selesai juga, tapi sebelumnya mbak Endang minta kalo aku email ke dia quote-an Julia Robert, Pretty Woman yang aku hapal tadi. Juga list favorite movie dan alamat blog-ku tercinta ini :).
Selesai wawancara, ternyata tugas aku sebagai narasumber belum selesai. Masih mesti sesi foto dulu untuk ilustrasi. Waduh, beneran bakal ngetop nie aku, karena ga cuma wawancara yang ada di majalah, tapi tampang aku juga pastinya bakalan bisa nampang di majalah itu...hehehehehe :), asyik kan?.
Jadi temen-temen pembaca blog setia [taelah :)], tungguin ya edisi majalah FIT mana yang akan memuat seorang perempuan cantik yang gila nonton film [hehehehe..mulai narsis deh. Ngetop-nya engga, narsis-nya udah kelebihan.. J]. Aku bakalan update lagi deh, beneran ya...ditungguin...hehehehe...
January 02, 2007
HoW ShOuLd We StArT oUr NeW yEaR.....
But sadly for Indonesian...this new year isn't about good excitement...starting out with a breaking news from Indonesian airlines...Adam Air with destination Surabaya - Manado is missing....there's a flood in Nanggroe Aceh Darussalam...the hot mud problems in Porong Sidoardjo still haven't been solved....there's a Senopati commercial boat that was lost in the sea...and a recent one is a prediction that Isobel storm will be coming to Indonesia...
What a way of starting a new year for a nation huh?.... But maybe this is the way God showed us that as a nation, we haven't thankfull enough....there's so many thing that has been given to us, great land, beautiful scenery and wonderful culture with only two seasons.
December 27, 2006
Time....
Time, I guess that's what I need right now...time to think and to review all the things that I've done in the last few years...Have I really been a good person, or still learning to be a good person?...am I all grown up...or still learning to be a grown women...??
I don't know why but I just don't feel really good today. There's so many thing I want to say or tell someone but I don't know where to begin. I guess with all the commotion that is happening in my office I feel trapped and alone...:(..
It is ironic actually, ...for someone who's working in a very hectic environment I feel so alone....but maybe I just learn to keep my feeling to myself because whenever I tell something to someone, it would backfire to my face double time...so I think that it is really wise for me to just keep my mouth shut.
Sometimes I just want to turn back time, to do what I do all over again...wondering, if I ever do something different than what I do now...would my life would be different ???...would it be better of would it be worse?. Don't get me wrong, i love my life as it is now, it's just that at a certain point [mostly from proffesionaly point of view] I feel like I want to scream...but it is not that I don't like my job also..hehehehe...it's just that some people at work that sometimes really pisses me off.. [what now?..I am swearing on my own blog??..hehehehe].
The concept of you will be getting anything what you give away...I don't think it is true anymore. Either it is not true or maybe it looses its meaning. My entire time working in this big institution known as BEJ, I've always tried my best to always see the best in everyone and what do I get??....mostly I get hurt doing that, I get stabbed in the back by doing that...but I also can't just see the worst in people..it's not in my nature.... :(
But I guess all i can do is just going with the flow...learning to do the best that i can, mostly about judging people's character, that people doen't always what they are appears to be....that not only look that can deceiving, but also personality...don't always take for granted what's people say or do...coz mostly it's not right... :)...and to be able to do all that, all I need is time...Time.....
December 12, 2006
November - Desember Ceria?
Minggu kedua November, aku dapet kabar bahwa up till end of year, aku harus menyelesaikan 4 event. Jadi kesimpulannya dalam jangka waktu satu bulan aku harus menyiapkan 4 event. Hmmmppphhh....mau bilang ga bisa ya ga mungkin, in other word ya mau ga mau mesti mau :(.
Terus di akhir November, due to something, ada event di limpahkan ke haribaan ku [halah], jadinya aku mesti ke Malang, kebayang kan kayak gimana ga hecticnya aku??... :(
Terus orang yang di ganti in juga agak2 gimana gitu, i know that maybe she thinks that it's still her job, but I am the one who have to do all the field job there, jadi agak2 nyebelin gitu. Abis she is obviously the boss of me...then I am not entittled to report anything to her....HUH... X-(.
Dari pertengahan November, aku mulai siap-siap untuk event pertama di tanggal 7 Desember, terus event ke dua di tanggal 9 Desember, terus event ke 3 ditanggal 12 Desember dan yang terakhir di tanggal 14 Desember. Dan karena jarak event-nya berdekatan, otomatis semua aku kerjain bareng dong :). Kebayang ga sie capek-nya?. Tapi memang sudah seharusnya aku kerjain, ya perlahan tapi pasti [halah..] tetep mesti aku kerjain.
Mendekati akhir november, aku menerima kabar gembira yaitu pembatalan 2 event yang aku pegang. Waaah...senengnya, karena artinya aku ga mesti terlalu ngebut banget nyiapin segala sesuatu-nya. Tapi seneng bukan berarti aku ga capek loh...itu mah udah given. Setiap acara pasti dong capek, ya capek badan ataupun capek pikiran.
Tanggal 6 Desember aku pergi ke Batam untuk persiapan acara di tanggal 7 Desember, tapi jam 2 siangnya udah ada acara workshop wartawan sampe sore kira2 jam setengah 5, terus persiapan lagi deh untuk acara besok pagi, walaupun sempet malemnya dinner di tempat paling ngetop di Batam, namanya Golden Prawn.... waduh...sea food-nya enak banget..kepiting ama udangnya yahud deh :)...[waduh..yahud itu omongan jaman kapan ya?. :)..]
Tanggal 7 Desember, acara puncak dari kegiatan roadshow kita di Batam, yaitu Program Edukasi Calon Investor dan Business Lunch. Ke-2 acara itu hampir berbarengan, atau bisa dibilang berbarengan malah...pokoknya inti kegiatan di tanggal 7 Desember adalah hectic deh. Bolak balik dari restaurant yang ada di dekat lobby ama ruangan kegiatan program edukasi yang terletak 1 lantai di bawah-nya....Tapi untungnya acara ke-dua itu selesai dengan baik, dimana respons-nya juga baik banget [kok kayak lagi bikin laporan ya??...hehehehehehhehe]
Acara selesai di tanggal 7 terus langsung terbang balik ke Jakarta pake flight pertama tanggal 8 Desember. Begitu sampai di kantor langsung siap2 lagi untuk acara di Pasaraya tanggal 9 Desember. Very hectic don't u think?...Acara di pasaraya emang dimulai siang hari, tapi tetep kan dengan persiapan dan lain-lain aku tetap mesti dateng pagi. So singkat cerita, acara berjalan dengan lancar, tapi baru kelar semua-nya di sore hari...aduh..rasa-nya badan aku ringsek deh... :(.... rencana main di mall ama Kay juga ga jadi...kesian anak bunda..diajakin ke Mall cuma numpang makan doang...[kita jadi makan di Chatter Box, secara makanannya udah kehabisan..:(..]
Jam setengah 6, selesai semua acara aku...yang berarti selesai juga kegiatan aku di bulan Desember...Seneng? iya lah, secara mungkin udah terlalu capek kali ya?....tapi ga berarti kegiatan selesai pekerjaan selesai loh...paperwork masih mesti di selesaikan sampai akhir tahun nanti... wish me luck ya.. semoga next year will be better...:)....
November 29, 2006
Ketik C spasi D
Minggu lalu aku pulang dari luar kota hari jumat sore, dan karena sakit kepala aku minta pulang cepet...ga boleh dong..:(... jadi mesti balik kerja. Nah sejak dari itu mood aku jadi drop banget. Males banget kerja... :(
Tapi berhubung kerjaan ku masih banyak banget, aku tetep mesti kerja dong...beginilah nasib wanita pekerja.
Udah gitu, di ruangan aku lagi super heboh dari senin kemarin. Ada sekelompok orang yang bikin heboh, ngerjain kerjaan rutin, tapi karena ada tambahan sedikit aja waduh...beneran deh kesannya kayak mau kedatengan RI 1 aja. Padahal aku juga udah pernah ngurusin RI 1 mau dateng dan ga segitu-nya deh...
Suara mereka yang bikin pekak telinga, menelepon dengan suara yang waduh..mengalahi desibel suara manusia deh bikin aku beberapa kali harus buka tutup email karena bingung mau ngerjain apa...terlalu mengganggu deh... kesannya satu kantor itu cuma mereka itu yang kerja. Udah mood kerja lagi ga ok ditambah lagi ndenger dan ngeliat kelakuan orang-orang sok sibuk itu.
Hmm..untung besok udah pada pergi keluar kota, mungkin aku bisa lebih berkonsentrasi lagi :). Kita liat lagi besok ya, insya Allah nanti aku cerita-in lagi beneran bisa konsentrasi atau masih shoot to hell mood - nya...
Well....we'll see ya....
November 15, 2006
tHe MeAnInG oF LoVe
Tapi berhubung kita lagi chating, jawaban dari sahabatku atas semua pertanyaan ku tadi ga bisa dijawab seketika dong, pasti ber-jeda dulu..sepersekian menit kemudian dia baru njawab. Katanya, "Ga gitu...cuma psikolog kantor aja. Kemarin waktu lagi diskusi, aku sempet nanya..sebenernya ada ga sie cinta sejati itu?...semacam romi dan juli [ini direct quote loh...hehehehe...jadul banget ya...kok ya romi dan juli...terlalu 70-an gitu...romeo and juliet kek....kan itu lebih abadi...:)...]. Nah si psikolog itu bilang, "coba deh kamu tonton film Notebook. Inti cerita dari film itu merupakan contoh penggambaran cinta sejati yang paling bagus." [patut di curigai nie psikolog...kok ya ambil contoh dari film juga...tetep fiksi dong tante, ga beda ama romeo and juliet atau romi dan juli hehehehe].
Denger jawabannya..[eh salah deng..baca jawabannya] aku langsung nanya lagi, "Lagian kamu..iseng banget nanya-nanya cinta sejati segala. Bukannya udah nemu??". Sahabat ku njawab, "iseng aja...lagi mau tau "the meaning of love".
Taelah..dalem banget kayaknya...hehehehehe. Tapi jawaban sahabatku itu masih aja kurang memuaskan, aku jadinya nanya lagi "Masa masih belum tau sie arti-nya cinta?" Karena sebagai seorang dewasa yang sudah menikah, sewajarnya dia sudah menemukan cinta sejati-nya dan sudah pasti mengerti dong arti cinta itu apa...se engganya itu menurut ku ya...[see...I really am an endlesly romantic freak :)..]. Jadi kesimpulannya kalo seseorang sudah memutuskan untuk menikah, setidaknya dia sudah mengerti arti cinta, walaupun mungkin aja yang jadi pasangannya itu bukan soulmate-nya....eh bener ga sie??....bener kan???..Sahabatku itu diem aja setelah denger pernyataan aku tadi, jadi pembicaraan tentang makna cinta ga di bahas lagi karena kita udah sibuk nggosip yang lain :).
Beberapa hari setelah itu, aku masih kepikiran terus tentang topik pembicaraan aku dan sahabat ku itu. Sebenernya sie lebih ke reaksi sahabat ku itu setelah dia nonton the notebook seperti yang dianjurin ama psikolog-nya....jadi aku niat banget untuk nanyain reaksi dia itu pada kesempatan pertama aku ngobrol lagi ama dia. Pucuk di cinta ulam tiba, waktu kita chat, tanpa di tanya sahabat ku itu langsung cerita tentang pendapat dia setelah nonton the Notebook. Begini katanya.... :
AKu [B] : Ga real?...maksudnya?...kan emang itu film..udah pasti ga real dong...
[A] : iya ga real...ga mungkin deh ada kejadian real dalam kehidupan nyata yang kayak gitu
[B] : tapi kalo ga salah itu kan di dasari oleh kisah cinta - nya kakek nenek-nya si pengarang buku [the Notebook merupakan novel yang diangkat ke layar lebar]
[A} : ya tapi tetep aja...ga real... :)
[B] : terus kamu ngomong gitu ke psikolog-mu itu??
[A] : iya...
[B] : tapi sekarang kamu udah ngerti belum apa itu makna cinta?...
[A] : Udah...
[B] : Apa dong kalo gitu makna cinta versi kamu?..
[A] : Saling berbagi, setia dalam suka dan duka, susah senang bersama, apapun dilakukan demi cinta meskipun itu harus menentang orang tua...
[B] : hehehehe..gitu ya....itu yang kamu dapet sehabis nonton the notebook ?
[A] : iya...tapi itu kayaknya cinta mati, bukan cinta sejati...:
Sebelum aku tanya macem-macem lagi, sahabatku itu udah sibuk dengan pekerjaannya [hahahaha..ketauan deh, chatting mbari kerja :)..]. Masih banyak sie yang aku mau tanyain, tapi karena sama-sama sibuk jadi masih belum sempet.
Mungkin pada bingung ya, kenapa kok aku penasaran banget ama jawaban temen aku soal makna cinta??. Ya seperti yang aku bilang diatas, kok bisa-bisanya seorang dewasa yang sudah menikah masih mempertanyakan makna cinta?...aneh aja. Jadi pengen tau aja alasan dibelakang pertanyaan dia ke psikolog-nya itu. Gitu aja..simpel kan?.
Kalo untuk aku sendiri, cinta itu adalah dimana saat kita ngerasa kalo kita 'ga bisa' hidup tanpa our better half, kita berfikir kita ga bakal mampu lagi bernafas dan ga ngerti deh mau ngelakuin apa dalam hidup ini [hehehe..berlebihan ya?...tapi itu yang aku rasain, karena setiap kali aku nyoba untuk membayangkan hidup tanpa my beloved hubby, tetep ga bisa...karena memang ga kebayang deh kalo mesti hidup kalo ga ada dia disamping aku :) ]. Sembari nulis postingan ini, aku ndengerin MP3, lagu-nya Mandy Moore "Only Hope", soundtrack film A Walk To Remember terus di akhir lagu ada suara lelaki yang bilang gini "Jamie saved my life, I'll always missed her....but our love just like the wind...I can't see it, but I can feel it..". Mungkin penggambaran cinta yang paling tepat [se-engganya menurut aku] ya itu tadi.."Love just like the wind...you can't see it...but you can feel it..." Jadi cinta itu bukan untuk di mengerti, bukan untuk di lihat tapi untuk dirasakan, dan bila kita sudah menemukan orang yang tepat, kita pasti akan selalu merasakan yang namanya cinta... :)
PS : Untuk sahabat ku, mbaca versi kamu tentang cinta kayak lagi nonton film dan ada adegan pernikahan...yang kayak gini nie..."Will you take her as your lawfully wedded wife, ...will you honor and comfort her, in sickness and in health, in richer or poorer untill death do you part??"...hehehehehe...kamu tinggal nambahin meskipun itu menentang orang tua...hehehehe...
But regardless, I know now what is LoVe means to you...:). And as lame as it was...:p, I am proud that you are taking the step to learn about love...Keep up the good work ya.. *smile*
November 03, 2006
....pEmBanTu PuLanG, jAdI OsHiN eUy....
Waktu kita beranjak dewasa [taelah] mungkin makna Idul Fitri menjadi sedikit berbeda. Kenapa aku bilang sedikit, karena kalo untuk baju baru dan angpaw sie masih tetap jadi harapan manakala ramadhan berakhir dan Idul Fitri tiba, tapi yang sedikit berbeda mungkin keinginan kita untuk menjadi lebih baik, setelah menjalani puasa satu bulan penuh [hehehe, aku ga tau dengan yang lain ya....tapi untuk aku sie, makna dari Idul Fitri ya itu tadi.. :).
Setelah kita dewasa dan berkeluarga, makna dari Idul Fitri bertambah lagi satu, ga ada mbak....hehehehe. Dari waktu masih kecil dulu sie sebenernya sama aja, pas Idul Fitri pasti ga ada orang yang bantuin kita beres-beres di rumah, tapi kan semua pekerjaan rumah dibagi-bagi ama kakak, adik dan juga orang tua. Nah, setelah kita married dan punya keluarga sendiri, ga ada mbak berarti jadi Oshin selama paling cepet satu minggu, atau mungkin pas lagi sial malah si mbak ga balik lagi :(.
Idul Fitri kali ini, pastinya si mbak aku juga pulang kampung dong...[aku pernah chat sama temenku dari States, aku cerita kalo wah...bakalan capek nie abis bulan ramadhan ini, terus dia tanya knapa??...Aku bilang...my maid is gonna go to her home town...hehehehe..jadi geli sendiri], tapi karena tahun ini, my little angel udah berusia 1 tahun, waduh...kerjaannya jadi nambah deh...[tapi jangan salah loh...aku rela kok ngerjainnya, rela banget malah...apa sie yang ngga untuk princess-nya bunda]. Tahun ini, kerjaan ganti-in mbak nambah ama bikinin bubur-nya Kay, juice buah-nya, dan susu-nya. Tapi udah beberapa hari ini, anak-nya Bunda lagi susaaaahhhh banget mam-nya...di leteh-leteh in mlulu, aduuhhhh kalo ga sabar-sabar mah ga tau deh udah bisa meledak kali kepala Bunda..:(. Tapi mungkin ini hikmah ramadhan kali ini untuk ku, jadi aku bisa lebih sabar waktu ngasih mam Kay... :).
Sebenernya yang mau aku bikin postingan ini bukan mau nyeritain tentang Kay yang susah mam atau kerjaan yang nambah. Tapi mau cerita soal kerjaan si mbak yang ternyata amat buanyaaaakkk ya. Setelah ngejalaninnya sendiri, waduh...two tumbs up untuk para mbak ya. Ga ngerti loh aku gimana caranya para mbak itu menyiasati waktu, antara masakin bubur, nyuapin mam, belum lagi pake nyuci dan setrika segala. Aku udah nyoba tuch...bisa sie, tapi tetep mesti di bantuin....hehehe..itu mah namanya ga bisa ya. Untuk Idul Fitri kali ini yang paling bikin aku stress itu ya ngasih mam Callista Puti Ulung...aduh..pake acara berantem deh...terus lucunya kalo aku marah sambil kasih telunjuk ke dia, eh dia malah bales ngasih telunjuk ke aku...sambil ngomong...Hmmhh...aduh..yang ada bunda malah jadi ketawa geli deh...:)
Setiap tahun, setiap Idul Fitri, setiap para mbak pulang, setiap itu pula aku harus mengerjakan pekerjaan 'domestik'. Untuk aku, ada beberapa pekerjaan yang aku suka, tapi sebenernya kalo boleh jujur lebih banyak yang kalo boleh sie ga mau ngerjainnya...hehehe...Seperti yang aku udah bilang, kalo dulu waktu masih ikut orang tua, pasti kan tugas-nya di bagi-bagi ama adik kakak dan juga mama Bapak. Nah, pekerjaan yang aku suka itu yang berhubungan dengan air...jadi nyuci baju, ama nyuci piring sie termasuk pekerjaan favorit..tapi ga termasuk ngepel ya..abis pasti bikin dengkul capek sie..[itu sebelum ada magic mop rame ya, jadi ngepelnya masih ngerangkak gitu :(...]. Setelah aku merit, 2 pekerjaan itu masih tetep jadi pekerjaan favorit, tapi berhubung bagi-bagi tugasnya cuma sama suami, jadi yang bukan pekerjaan favorit juga tetep mesti dikerjain. Nyuci piring, nyuci baju, masak, nyetrika, nyapu jadi pekerjaan tetap ku setiap Idul Fitri tiba. Tapi alhamdulillah ngepel ga termasuk..itu udah jadi pekerjaan tetap nya suami ku...[thanks hon...aku emang paling sebel ngepel].
Nah, aku yakin pembaca blog ini [taelah..kayak udah banyak aja yang baca... :)...] pasti masing-masing punya kerjaan favorit selama si mbak di rumah pulkam. Sharing dong...knapa suka ama kerjaan itu dan kenapa ga suka ama kerjaan ini...mungkin bisa jadi referensi untuk aku...siapa tau ada yang suka ngepel terus pas baca kenapa suka-nya aku jadi agak sedikit lebih suka lah ama ngepel....[mungkin ga sie??...]
Setelah nunggu si mbak selama 2 minggu, alhamdulillah penantian aku menunggu si mbak udah selesai. Kemarin salah satu mbak dah dateng dan mulai mbantu ngeringanin kerjaanku. Tinggal nunggu mbak-nya Kay, rencananya sie sabtu besok udah balik ke sini...[tadi sie jam 5 sore pas di telpon udah di bis dan otw ke Jakarta....cihuy....finally....]
Hmmm besok rencananya mau creambath, meni-pedi sama massage ah...memanjakan diri setelah jadi oshin selama 2 minggu....Tapi istirahatnya cuma 2 hari..senin kembali deh..busy-busy day....kerja lagi... :(...gimana dong..butuh duit nya euy..:)..
Ok lah..ini aja dulu...sedikit sharing soal kerjaan aku selama 2 minggu tanpa mbak yang bantuin....ternyata cukup melelahkan...tapi selamet juga melaluinya..meski ada sedikit incident tadi pagi...aku tiba-tiba mimisan..mungkin karena terlalu capek kali ya... tapi ga pa pa deh...ngerasain juga capek-nya kerjaan ibu rumah tangga...acungan 4 jempol untuk para ibu rumah tangga..:)...u have the hardest work in the world...keep up the good world ya... :)...