November 30, 2004

whoa....my mind is blocked....


Uuuuuggghhh....libur panjang itu ternyata membawa dampak juga ama kreativitas ya...hehehehe...ato cuma aku aja yang males mikir?...Kok mendadak kayaknya buntu ya sel-sel di dalam kepala ku.....terutama yang berkenaan dengan tulis menulis...ide sich banyak...tapi kok kata-kata yang biasa mengalir sekarang kayak seret gitu ya...

Sebenernya ga cuma itu aja sich....hmm...waktu juga sedikit berkurang......sejak Ibu Rish pindah...sementara ini dirangkap-rangkap deh kerjaannya....[hehehe..ngeles aja....*tenang aja te' Iyes...AKU BISA*...wink...wink....]. Enak ya nyalahin waktu....padahal waktu itu kan selalu tetap...ga pernah berubah....pernah ga ada waktu yang lebih dari 24 jam dalam sehari?...ga pernah kan?....nah sebenernya pinter-pinternya kita aja bagi waktu.....dan untuk-ku...akhir-akhir ini adalah saat dimana aku lagi bodoh dalam membagi waktu...hehehehe....sekali lagi gara-gara kelamaan libur sich....jadi biasa santai....hehehehe.....

Aduh...doain ya...semoga cepet kembali kemampuan aku menulis, eh...bukan kemampuan menulis deng...tapi kemampuan merangkai kata-katanya...hehehehehehe...or better yet...please pray for me so that I will be able to manage my time in the future.....Please..please....pretty please?...
Amin....

November 12, 2004

sesaat sebelum hari yang fitri......


Tak terasa hampir satu bulan penuh kita telah menjalani ibadah shaum...di bulan ramadhan yang mulia dan penuh rahmat....bulan suci dimana kita diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menyucikan diri dan kembali terlahir fitri.....

Tak rela rasanya meninggalkan bulan suci ini....dalam hati ku bertanya...akan kah usia cukup untuk bertemu dengan ramadhan lagi?? Tak terasa...air mata telah menggenang di pelupuk mata...."Yaa Allah...terima kasih atas karunia Mu...membiarkan aku merasakan ramadhan Mu yang indah di tahun ini..."

Seiring detik dan menit berlalu di akhir ramadhan...rasa rindu perlahan menyelinap ke relung hati terdalam...aku menarik nafas dalam-dalam ...sembari membisikan satu permintaan;...."Yaa Allah...berikanlah hamba-Mu ini kesempatan untuk bertemu dengan ramadhan-Mu lagi....Amiiinnn"

Di ujung ramadhan yang suci...sambil menunggu detik-detik hari yang fitri...izinkan lah aku dan Suami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1425 H Mohon Maaf Lahir dan Batin...

------------------------------------------------------------------------------------------------

Fajar Fitri segera datang menjelang
dengan suka cita telah kita lalui bulan penuh ampunan dan kemuliaan

Taqoballahu Minna Waminkum
Siyaa Manaa Wa Siyaa Makum
Minal Aidin Wal Faa Idzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Atas segala.....

Tutur yang tak teratur
Kata yang tak tertata
Tersilap kata
Terlijak bahasa
Tersinggung perasaan

Mari kita berputih hati dan sambut Aidil Fitri yang suci..."Selamat Idul Fitri 1425 H"


----------------------------------------------------------------------------------------------------

November 08, 2004

TaWaKaL dAn BeRsErAh DiRi.........


Coba-lah untuk tawakal, pasrah dan bersabar.....kata-kata itu merupakan kata-kata yang paling sering aku dengar akhir-akhir ini.... Mungkin karena dalam periode kehidupan aku saat ini ..., Allah lagi sayang sekali sama aku....jadi aku diberikan cobaan...mungkin karena aku dianggap cukup kuat untuk menjalaninya....Amiiin....

5 tahun telah berlalu....sejak 21 Maret 1999, dimana aku dan suami pertama kali berikrar dan mengukuhkan janji dihadapan penghulu...berjanji untuk saling menghormati, mencintai dan menerima semua kelebihan dan kekurangan dari masing-masing, hingga kini kami masih menunggu....kepercayaan Allah pada kami untuk membina satu keluarga yang sakinah....dengan keturunan yang saleh dan saleha....Untuk itu, dalam setiap helaan nafas kami berdoa...agar anugerah yang telah kami tunggu selama ini dapat dikabulkan oleh Allah....Amiiin...

Reaksi aku dan suami...[terutama sich aku....]..kalo lagi bener...[maksudnya kalo lagi inget kalau kita lagi di coba oleh Allah]....aku bisa dengan tegar menjawab pertanyaan semua orang...[orang Indonesia kadang-kadang usil banget sih ya...]..."kapan?..kok pacaran terus sich..." atau..."waduh...kok lama ya..memang dijaga ya?...".....atau "udah ke dokter?...apa kata Dokter?....sehat semua kan?"....aku akan dengan tenang menjawab semuanya..."wah iya nich..enak kok pacaran terus...."...atau..."engga dijaga sich..emang jaga gawang dijaga2in..." atau..."ke dokter sich udah...ke alternatif juga udah...tapi kata Allah kita disuruh pacaran dulu kayaknya...jadi santai aja lah..."..
See...that's how nice of me answering all those stupid question....because..if it is all depend to me..off course I would prefer to have a child right a way...[that's why I say that what they are asking is stupid...hehehe..]

Tapi yang namanya manusia, kadang aku suka ngerasa down....mikir apa sich sebenernya salah aku...kok sampai saat ini Allah masih belum memberikan kepercayaan sama aku untuk punya momongan...sedih dan bingung, wah itu udah pasti...entah sudah berapa ratus ribu linangan air mata membahasi pipi...entah sudah berapa ratus ribu kalimat support dan dukungan, terutama dari suami tercinta...dan juga dari keluarga ataupun teman-teman dekat....tapi tetap belum bisa menghilangkan segala gundah gulana dan perasaan sedih dihati....

Sholat dan berdoa merupakan cara utama ku untuk setidaknya meredakan bila tidak bisa menghilangkan semua perasaan resah dan gundah di hati....aku sadar...manusia hanya mampu berusaha....tapi semuanya Allah SWT yang menentukan.
Kadang aku merasa malu sekali....pada saat aku menengadahkan kedua lengan dan berdoa....karena sepertinya tak ada henti bibir dan hati ini meminta dan meminta belas kasihan pada Allah....mohon kesempatan untuk diberikan kebahagian merasakan 'morning sickness'...merasakan setiap gerakan janin dalam kandungan, mendengarkan keajaiban detak jantung bayiku melalui USG, I bet that will sounds like heavenly music to my ears...merasakan kontraksi yang terasa semakin cepat setiap menit hingga perjuangan antara hidup dan mati pada saat aku melahirkan nanti....tapi aku sadar dan mengerti....harus kemana lagi aku meminta dan bersandar bila tidak pada Allah SWT

Namun rasa malu-ku berangsur hilang setelah aku mendengar ceramah dari seorang ulama...pada saat aku menunggu waktu berbuka....beliau berkata...bahwa manusia tidak boleh sedikit pun malu bila memohon dan meminta pada Allah SWT.....karena sebagai hamba...hanya kepada Nya kita harus berkeluh kesah dan memohon.....dan sang ulama juga berkata bahwa...mohonlah sebanyak-banyaknya kepada Allah...berusahalah semampu kita...niscaya kita akan mendapatkan apa yang dijanjikan Allah...yakni akan terkabulnya semua doa dan ikhtiar yang telah kita lakukan....

Bila keinginan untuk memiliki momongan sedang berada pada puncaknya...aku istighfar sambil berusaha untuk melafadzkan 'laa ilaahailallahu'....dan mencoba mengingatkan diri akan janji Allah.....bahwa Allah akan mengabulkan semua segala doa dan ikthiar hamba-nya....Insya Allah.....


I would love to dedicate this post for my lovely husband....[thank you ayang...for always standing beside me..through the best and especially through the worst....terutama kalo ibung lagi cengeng sekali....menunggu si kecil yang sangat kita dambakan....]...I love you forever and always for that...and I will always love you for the rest of my life........